Pages

Mengenal Distrik Moswaren



Gambar 1. Lahan Pertanian di salah satu kampung di distrik Moswaren
Distrik Moswaren adalah salah satu distrik di Kabupaten Sorong Selatan. Distrik ini merupakan satu-satunya distrik di Kabupaten Sorong Selatan  yang memiliki  transmigrasi dan sebagai sentra pangan dan sayuran di Kabupaten Sorong Selatan. Luas wilayah Kabupaten Sorong Selatan mencapai 3.946,94 km2 (berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2009). Berdasarkan hasil perhitungan kembali melalui Bakorsurtanal, pada tahun 2011, luas wilayah Kabupaten Sorong Selatan menjadi 8.424,165 km² meliputi wilayah daratan seluas 6.891,551 km² (95,1 persen) dan luas lautan 1.532,614 km² (4,9 persen).


Gambar 2. KCP Bank Papua di Distrik Moswaren

Distrik Moswaren memiliki luas 407,79 km². Kampung Moswaren merupakan kampung terluas yaitu 27 persen dari total luas Distrik Moswaren. Sedangkan Kampung Hararo merupakan kampung terkecil yaitu 5 persen dari total luas Distrik Moswaren. Adapun batas-batas wilayah Distrik Moswaren adalah sebagai berikut: Sebelah utara berbatasan dengan Distrik Aitinyo (Kabupaten Maybrat);  Sebelah timur berbatasan dengan Distrik Kais Darat;  Sebelah selatan berbatasan dengan Distrik Wayer; dan  Sebelah barat berbatasan dengan Distrik Teminabuan. Distrik Moswaren terdiri dari 7 kampung yaitu Bumi Ajo, Hasik Jaya, Moswaren, Johsiro, Kamisabe, Hararo dan Tokas. Dari 7 kampung tersebut,  hanya 3 kampung yang memiliki lahan pertanian yaitu kampung Bumi Ajo, kampung Hasik Jaya dan kampung Moswaren. Sebagai sentra pangan, Distrik Moswaren  memiliki peran penting dalam memproduksi dan mensuplay komoditi pangan terutama sayuran untuk memenuhi kebutuhan pangan baik untuk masyarakat di Kabupaten Sorong Selatan ataupun Kabupaten Maybrat. Selain sayuran, petani di distrik ini juga mengusahakan beberapa tanaman lainnya seperti padi ladang, kacang tanah dan komoditi buah-buahan lainnya seperti semangka, melon dan lain-lain.
Dari segi lokasi, letak distrik ini cukup strategis karena disamping memiliki topografi datar yang cukup luas dan sesuai untuk pengembangan pertanian, distrik ini juga memiliki peran dalam menjawab kebutuhan pangan bagi masyarakat baik yang berada di wilayah Kais, Teminabuan bahkan kabupaten Maybrat. Di Distrik Teminabuan (ibu kota Kabupaten Sorong Selatan), terdapat 2 pasar yaitu pasar Kajase dan Ampera. Pasar Kajase  adalah pasar yang paling banyak menampung hasil pertanian dari distrik Moswaren, walaupun beberapa komoditi pertanian lainnya juga berasal dari petani lokal Papua namun jika dilihat dari kapasitas dan jumlah suplay maka komoditi pertanian yang berasal dari distrik Moswaren adalah yang paling banyak.   
Secara umum, jika dibandingkan dengan distrik lain (selain Distrik Teminabuan), distrik Moswaren sedikit lebih berkembang. Tentunya ada banyak faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah distrik ini telah lama dibentuk sebelum Sorong Selatan dimekarkan menjadi 2 kabupaten (Sorong Selatan dan Maybrat), selain itu Distrik ini juga terletak pada jalan utama yang menghubungkan kabupaten Maybrat dan Sorong Selatan. Di Distrik ini juga  telah tersedia beberapa fasilitas dan sarana publik yang  dapat melayani masyarakat seperti fasilitas kesehatan, perbankan, pasar dan beberapa  kios serta toko. Untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat di distrik ini  ini juga terdapat fasilitas pendidikan  SD  3 sekolah, 1 SLTP, dan 1   Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).


x

No comments:

Post a Comment